Penghinaan Tak Berarti

Uncategorized No Comments »

Orang
lebih cepat melupakan suatu dukacita yang hebat ketimbang sebuah
penghinaan yang tak berarti.
Sebelumnya aku tak percaya bahwa hal
itu bisa terjadi dan tak terbayang pula, bagaimana mungkin bisa
begitu? Sesudah melewati serangkaian episode dari sebuah cerita yang
kualami beberapa tahun silam, barulah kupercaya memang begitulah
adanya. Dukacita yang hebat saat itu adalah wafatnya seseorang yang
kusayangi dan kuhormati, seorang lelaki tua yang seperti ayah kedua
bagiku. Ketika beliau akhirnya pergi selama-lamanya, rasanya hati
sudah ikhlas melepas, sehingga tak menjadi duka yang berkepanjangan.
Namun ada sebuah peristiwa pahit sebelum beliau tiada (yang ada
hubungannya dengan beliau dan keluarga kami), yang dapat
dikategorikan sebagai sebuah penghinaan, yang sempat tak mudah
terlupa begitu saja bagi kami.

Mungkin
nanti ada sebuah cerita pendek yang terinsiprasi oleh cerita nyata
tersebut, yang bakal menjelaskan lebih detail apa yang sebenarnya
terjadi. Yang aku heran, sudah cukup lama kutulis awal cerita itu,
sudah lebih dari setahun kini, cerpen itu belum juga kunjung rampung.
 

Mengapa
penghinaan itu menjadi tak berarti, karena kadangkala penghinaan yang
kita terima lebih sederhana ketimbang keburukan kita sesungguhnya.
Mending lapang dada saja ketika dihina, kendati pasti tak mudah bagi
siapapun saat itu terjadi. Mungkin apa yang mereka katakan buruk
tentang kita memang tak benar, namun mesti disyukuri bahwa masih
banyak aib kita yang benar adanya dan tak mereka ketahui sama sekali.
Jadi, yang terbaik setelah itu terjadi adalah berusaha melupakan dan
memaafkan. Lagipula, kita lebih berharga di hadapan Tuhan jika berani
memaafkan, bukannya larut dalam dendam berkepanjangan. Kata seorang
ulama, kita jadi mudah memaafkan karena selalu melihat keterbatasan
diri kita pada manusia lain, sadar bahwa manusia selalu punya
keterbatasan, tiada yang sempurna.

Supaya
hidup kita jadi lebih nyaman lagi, mungkin dapat kita ingat nasihat
orang bijak tentang apa yang mesti diingat dan dilupakan. Ingatlah
kebaikan orang lain dan lupakan keburukannya pada kita. Pada sisi
yang lain, ingatlah keburukan kita pada orang lain dan lupakan
kebaikan kita padanya. Sepertinya hal itu ada hubungannya dengan apa
yang pernah dibilang oleh Mas Tukul di Empat Mata, bahwa cinta bisa
menutupi semua keburukan/kekurangan orang lain dan benci bisa
menutupi semua kebaikan/kelebihan orang lain. Ya, bukankah lebih baik
mencintai daripada membenci ?

Mengikuti Jejakmu

Uncategorized No Comments »

 

Kepada Ags. A.D.

Adalah
doamu mulai terjawab

Jawaban-Nya
bukan seperti yang kaumau

Tatkala
kautanam ari-ari itu

Tak
menjadi inginmu

Si
jabang bayi mengikuti jejakmu

Mengapa
begitu ?

Padahal
jejak langkahmu megah

Kendati
bersahaja

Tanpa
perlu bermewah-mewah

Lagipula
sosokmu adalah panutan

Bijakmu
dapat menjadi tempat berpijak

Bestarimu
tak pernah segan kaubagi

Keberadaanmu
adalah berkah bagi dunia ini

Sejatinya
tak menjadi hasrat

Si
pemuda jelmaan sang bayi

Untuk
menapaki jalan yang pernah kautempuh

Sekiranya
sejak awal pun sudah terlampau jauh

Sungguhlah
berbeda riwayat hidup

Yang
nyaris tak bertaut

Si
pemuda sekadar ingin :

Merasakan
cinta kasih sayang

Yang
kautebarkan pada sebanyak-banyaknya orang

Yang
kauterima kembali dari orang-orang

Menjadi
insan bijak bestari

Menjelmakan
karya tanpa henti

Yang
membuat semangat hidupmu terus menyala

Kendati
angin kencang menerpa

Tak
mudah padam begitu saja

Masihkah
salah

Jika
mengikuti jejakmu ?

Juni
2007

Kejayaan Trio M dan Tim Impian 2007

Uncategorized 2 Comments »

Akhirnya, di penghujung musim kompetisi sepakbola tahun 2006/2007 dapat kurasakan kegembiraan serta kebanggaan karena tiga tim favoritku berjaya merebut gelar juara. Manchester United alias MU sukses menjadi juara Liga Inggris, AC Milan berhasil menaklukkan Liverpool 2-1 dan berhak mendapatkan trofi Liga Champion Eropa, sedangkan Real Madrid secara dramatis menjadi juara Liga Spanyol di pekan terakhir kompetisi. Dalam sekian tahun terakhir, baru kali inilah ketiga tim tersebut bersama-sama menjadi juara.

MU memastikan gelar juara FA Premiership 2006/2007 pada 6 Mei 2007 setelah menang 4-2 atas Manchester City, sementara Chelsea sebagai pesaing utama ditahan imbang oleh Arsenal dan mustahil menyusul perolehan nilai MU. Kepastian menjadi juara Liga Inggris diperoleh MU hanya tiga hari setelah kalah 0-3 dari Milan dalam semifinal kedua dan gagal lolos ke final Liga Champion Eropa. Gelar juara musim ini merupakan trofi juara Liga Inggris ke-16 yang dikoleksi MU dan yang pertama dalam empat tahun terakhir. Menjadi yang terbaik di tanah Inggris terakhir diraih MU pada musim 2002/2003 dan setelah itu hanya pernah meraih juara Piala FA serta Piala Liga.

Pemain andalan MU, Cristiano Ronaldo(Portugal) menjadi pemain terbaik versi berbagai institusi sepakbola di Inggris. CR7 yang pernah bertandang ke Aceh itu juga menjadi goal getter MU di Liga Inggris dengan 17 gol.

Milan menjadi juara UEFA Champions League 2006/2007 pada 23 Mei 2007 di Istanbul dengan mengalahkan Liverpool 2-1 melalui dua gol Filippo Inzaghi. Kini Milan telah mengoleksi tujuh trofi juara Eropa. Kaká, pemain brilian asal Brasil pun berhasil menjadi pencetak gol terbanyak Liga Champion Eropa dengan 10 gol. Di Lega Calcio, menjadi nomor 4 merupakan pencapaian maksimal yang bisa diraih Milan, mengingat tim yang bermarkas di San Siro ini mengawali kompetisi dengan nilai minus 9 dan baru saja ditinggal attacante andalan, Andriy Shevchenko yang hijrah ke Chelsea.

Madrid mesti memastikan gelar juara La Liga 2006/2007 dalam 90 menit pertandingan terakhirnya menghadapi Real Mallorca, yang akhirnya dimenangkan Madrid 3-1 melalui dua gol super-sub player Jose Antonio Reyes dan satu gol Diarra. Madrid akhirnya mengakhiri puasa menjadi juaranya di tahun keempatnya dan menjadi juara Liga Spanyol untuk ke-30 kalinya. Menjadi juara musim ini diraih Madrid dengan sangat dramatis karena hanya unggul head to head dengan Barcelona yang memiliki nilai yang sama hingga kompetisi berakhir. Penampilan cemerlang Madrid dalam beberapa pekan terakhir tak lepas dari kembali bersinarnya permainan gelandang flamboyan Inggris, David Beckham yang musim depan pindah ke LA Galaxy di Major League Soccer Amerika Serikat. Beckham sukses meninggalkan kenangan terindah bagi penggemar Madrid dan dirinya sendiri. Penyerang Belanda yang hijrah dari MU, Ruud van Nistelrooy sukses sebagai el pichichi Liga Spanyol dengan 26 gol.

Dari ketiga tim favoritku, terpilihlah 11 pemain inti dengan 7 pemain cadangan sebagai sebuah Tim Impian 2006/2007, dengan formasi 4-4-1-1 :

Iker Casillas – Massimo Oddo, Alessandro Nesta, Fabio Cannavaro, Roberto Carlos;

David Beckham, Genaro Gattuso, Andrea Pirlo, Cristiano Ronaldo;

Kaka; Ruud van Nistelrooy

Cadangan :

Edwin van der Sar, Sergio Ramos, Paolo Maldini, Mahamadou Diarra, Clarence Seedorf, Raul Gonzales, Wayne Rooney

Pelatih : Sir Alex Ferguson, Fabio Capello, Carlo Ancelotti

Semoga saja di akhir musim depan Trio M kembali menambah koleksi gelar juaranya. Good luck, guys !

Menarikah Aku ?

Uncategorized No Comments »

aku seperti menari tanpa visi

tak kumengerti gerakan apa yang kutarikan

bahkan tak kudengar irama musik mengiringi

tapi rasanya aku tengah menari

tanpa suara aku menari

terbiusku sampai aku tak tahu

kapan akan berhenti tarian ini

tanpa suara aku terus

bebas menari

kunikmati tarian ini meski entah

mesti sedih atau gembirakah

sembari menari

aku terus mencari rasanya

mesti sedih atau gembirakah

tarianku harusnya punya visi

tak bisa terus liar begini

tapi kebebasan ini sungguh

kunikmati

yang sejatinya terjadi apakah

aku memang menari ?

aku bahkan tak bisa menari sebuah tarian pun !

Riwayat “Mak Nyuss…”

Uncategorized No Comments »

Dalam beberapa bulan terakhir, ada satu lagi ungkapan yang begitu populer di masyarakat, yang berasal dari sebuah acara televisi. Sebuah acara di Trans TV bertajuk “Wisata Kuliner” yang dibawakan oleh Bondan Winarno sukses menghasilkan sebuah idiom “Mak Nyuss…” sebagai ungkapan kelezatan sejati sebuah masakan. Kita pun mengidentikkan ungkapan unik itu dengan Pak Bondan. Padahal menurut Pak Bondan, kata-kata tersebut bukan hasil ciptaannya sendiri, melainkan diambilnya dari kumpulan esai karya almarhum Umar Kayam. Dulu aku pernah punya bacaan favorit di koran Jogja Kedaulatan Rakyat setiap hari Selasa, yang namanya Kolom Umar Kayam. Nah, kata Pak Bondan lagi, kata-kata “Mak Nyuss…” itu ternyata adanya ya di rubrik itu. Barulah kuingat bahwa memang benar, setiap kali Pak Ageng(tokoh dalam karya Umar Kayam tersebut) mencicipi ayam panggang(istilahnya di situ penggeng eyem) jualan Pak Joyo dari Klaten, pastilah beliau mengeluarkan ungkapan tersebut, sebagai bentuk kepuasan karena rasa ayam panggang yang enak banget. Ketika menjadi pembawa acara “Wisata Kuliner” Pak Bondan mengucapkannya dengan spontan, teringat kata-kata Pak Ageng dalam Kolom Umar Kayam.

Saking ngetopnya, serial kartun Benny dan Mice di Kompas Minggu 20-5-2007 pun ikut-ikutan Pak Bondan dalam menganalisa makanan dan minuman yang berujung pada ‘pokoke mak nyuss…’, padahal yang dimakan dan diminum hanya kerupuk murahan dan es teh!

n i l a - a v i a n t i *

Uncategorized No Comments »

Seiring
kicauan burung bernyanyi

Kusua
waruga nan apas lagi

Rona
nirmala nan lembut menggoda

Bergolak
hasrat ingin membelainya

 


Seiring
cerahnya sinaran mentari pagi

Kutatap
wajah sumringah menyejuk hati

Seulas
senyum nan ramah tercurah

Bergetar
rasa ketika menerimanya

 


Duhai
kau yang laksana bidadari 

Tertawan
hatiku memandang sahdamu

Duhai
kau yang laksana sang dewi

Tak
kunjung jenuh bercengkrama denganmu

 


Putih
hatimu yang tanpa prasangka

Menjelma
di sekujur waruga

Serta
jernih pikirmu pula

Kian
membuka mata

Apiknya
dirimu seutuhnya


Keterangan
:

  • waruga
    = badan; sosok tubuh

  • apas
    = apik; indah bentuknya

  • rona
    = cahaya muka

  • nirmala
    = tak bernoda; bersih; suci; tanpa cela

  • sahda
    = cantik; elok

 

*
Nila Avianti adalah sekadar nama imajiner yang mewakili sejumlah
perempuan yang pernah menimbulkan kekagumanku di masa lalu. Entahlah,
jika ternyata ada seseorang yang sungguh memiliki nama itu.

Pergi dan Datang

Uncategorized No Comments »

Sepanjang bulan kelima lalu, di wilayah RW 07 tempat tinggalku, empat keluarga berduka lantaran kehilangan orang yang dicintainya. Salah satunya adalah keluarga di depan rumahku yang terdiri dari sepasang orang tua, satu anak berusia tiga tahun, dan seorang pembantu. Ibu dalam keluarga tersebut wafat 26 Mei 2007 lalu, di rumah sakit yang sama dengan tempat wafatnya ibu kandungku Januari silam.

Dalam waktu kurang dari lima bulan, dua rumah yang berhadapan menjadi rumah duka, kedatangan banyak orang yang berstatus sebagai pelayat. Semoga doa mereka yang hadir bisa sedikit menjadi bekal perjalanan mereka di alam selanjutnya. Amin.

Kematian adalah salah satu rahasia Ilahi bagi setiap makhluk-Nya. Ketika gempa 5,9 SR terjadi pada 27 Mei 2006, mungkin hanya satu orang di wilayah kami yang turut menjadi korban jiwa, meski banyak juga yang kehilangan rumah dan harta bendanya. Tapi tepat setahun kemudian, sejumlah nama ternyata telah pulang kembali ke haribaan-Nya jua lewat beragam cara.

Bagiku, setahun pasca gempa adalah tiadanya lagi Ibu, Eyang Putri, dan salah satu tetangga depan rumahku, di dunia ini. Tapi tak apalah, hidup mesti terus ikhlas dijalani, dengan atau tanpa mereka yang kusayangi. Ada yang pergi, namun akan ada yang datang lagi. Kuyakin, masih banyak rencana-Nya buatku dalam mengarungi samudera kehidupan ini. Dan semoga aku sudah siap jika ajalku tiba, entah kapan waktunya.

Sepenggal Kisah Budeku

Uncategorized No Comments »

Budeku tercinta pulang ke tanah airnya kembali setelah sembilan tahun berlalu dan ditemuinya ibu kandung, dua adik lelaki, serta satu-satunya adik perempuannya hanya tinggal nama. Demikian pula seorang paman dan salah satu keponakannya pun telah tiada. Pastilah nelangsa ada. Apalagi adik perempuan dan ibunda tercinta belum lama wafatnya di tahun 2007 ini. Namun, tetap rasa syukurlah yang terucap dan sukacitalah di jiwa, masih bisa dijumpainya adik-adik, para keponakan, dan sanak kadang lainnya, cukuplah terjawab rasa rindunya pada orang-orang tercinta.

Budeku masih bisa mendoakan yang telah pergi selamanya di depan pusara mereka dan banyak pengalaman hidup, nasihat, serta kata-kata bermaknanya buat kami, para keponakannya yang sesaat bisa berjumpa dengan sosok lain seorang ibunda.

Terima kasih banyak untuk budeku, selamat berpisah untuk sementara dan semoga kelak waktu masih akan mempertemukan kita lagi. Dan setidaknya –syukurlah- kita masih bisa kembali bertukar kata dan cerita, meski jarak memisahkan kita.

Salam rindu dan doa kami selalu.


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in