Ketemu Gadis Sampul di Sebuah Swalayan

Uncategorized No Comments »

Sabtu pagi (15/12) aku ada di sebuah swalayan di jalan Tamansiswa setelah makan sabu alias sarapan bubur, karena beberapa barang keperluan sehari-hari sudah waktunya dibeli lagi. Seorang perempuan muda nan ayu kulihat dan kutahu dia, seorang pemain sinetron dan model iklan mantan finalis gadis sampul. Dua tiga kali sosoknya terlihat olehku. Penampilannya bersahaja, namun kecantikannya memesona siapapun yang memandangnya. Tak terlihat kosmetika berlebihan di wajahnya, busananya hanya kaos blazer putih dan celana panjang hitam selutut. Rambutnya dikuncir dan kacamata hitam dijadikannya bando. Dia tampaknya tak sendiri, ada ibunya yang juga cantik meski telah separuh baya. Cukup mengheranku juga dia ada di swalayan yang relatif sederhana dan harga barangnya lebih murah ini, sementara tak jauh ada Indomaret dan Super Indo yang baru saja dibuka beberapa hari lalu. Aku jadi penasaran ingin sekadar menyapanya. Kebetulan dia ada di dekatku saat kuserahkan barang-barang yang kubeli di meja kasir. Maka, seraya menunggu kasir menghitung yang kubeli, aku berkesempatan mengajaknya bicara sejenak.

"Kok sudah lama nggak main sinetron?" tanyaku sok akrab.

"Hmm, ini sekarang malah lagi syuting layar lebar," sahut cewek cakep itu ramah.

"Oya? Di Jogja?"

"Ya."

"Apa judulnya? Trus siapa sutradaranya?"

"Judulnya Kekasih, sutradaranya Wisnu?"

"Oh. Wisnu orang Jogja apa Jakarta?"

"Orang Jakarta kok."

Si kasir menyela,"

"Mainnya bareng masnya yang pernah ke sini itu ya, Mbak?"

"Ya," sahut mantan gadsam itu pendek.

"Mbak ini kan sering ke sini. Kemarin habis beli empek-empek juga kan?" kata si kasir lagi.

"Oh, iya ya," lanjut perempuan ayu yang kulupa namanya itu tersenyum.

Si kasir sudah selesai menghitung, aku pun membayar dan segera beranjak pergi. Sejenak aku menoleh dan kubilang padanya sambil tersenyum,

"Sukses ya buat film barunya!"

"Ya, makasih ya, mas," sahutnya riang.

Aku pulang dan dalam perjalanan mencoba mengingatnya, siapa ya nama gadis itu? Yang kutahu dia memang tinggal di Jogja dan sempat bermain dalam beberapa sinetron maupun iklan. Sampai di rumah kucoba mencari majalah Gadis koleksi lawasku dan kutemukan jawabannya! Namanya Vonny Kristianda, juara II Gadis Sampul 2000, seangkatan dengan Astrid Tiar, Lia Ananta, Stefanie Hariadi, Rini Yulianty, Wichita Satari, dan si kembar Nyssa-Rhesa.

Aku terkesan pada Vonny yang penampilannya sederhana, tapi ayunya bak seorang putri, dan ramah pula menjawab sapa dari laki-laki yang tak dikenalnya. Padahal laki-laki itu belum mandi, masih memakai kaos yang dipakainya tidur semalam, dan sedang rada sakit mata pula!

Gedung Sositet TBY

Uncategorized No Comments »

Setelah
selama bertahun-tahun aku mendatangi gedung itu dan hanya duduk di
kursi penonton, maka pada hari Minggu, 9 Desember 2007 lalu, aku
berada di atas panggung gedung itu, kendati hanya berada di bagian
sampingnya, sehingga sosokku sama sekali tak terlihat dari bawah.
Maklumlah, aku hanya salah satu orang di balik layar dalam
pertunjukan pagi hari itu. Tapi kusyukuri jua bahwa dapat kualami
sebuah perubahan dan pengalaman baru tentunya.

Di
gedung itu aku pernah menyaksikan film cerita perdana karya Rudi
Soedjarwo dan debut akting Dian Sastrowardoyo dalam “Bintang
Jatuh”. Di gedung itu aku pernah melihat pertunjukan sebuah teater
dari Jakarta bersama belasan penonton saja, tapi pernah juga menyimak
pertunjukan “World Music” (persembahan Kua Etnika, Simakdialog,
dan Nerra) sampai tidak kebagian kursi dan duduk lesehan di atas
karpet. Sebuah malam yang indah pernah kurasakan jua di seputar
gedung yang berada di kompleks Taman Budaya Yogyakarta tersebut. Aku
merasa berjumpa dengan seorang bidadari yang membumi pada
malam mengesankan itu.

Beberapa
bulan yang lalu gedung itu mengalami proses renovasi. Panggungnya
diperbaharui, karpetnya diganti, temboknya dicat ulang, dan
sebagainya. Hari Minggu itu adalah untuk pertama kalinya sang gedung
kembali dipakai untuk sebuah pertunjukan. Konon, sampai bulan April
2008 gedung itu sudah full booked untuk beragam jenis
pertunjukan seni. Yah, syukurlah.

Selalu Ada Tak Terduga

Uncategorized No Comments »

Selalu
ada hal-hal yang tak terduga

tak
dapat dinyana-nyana terjadi pada

hari-hari
yang dijalani dalam hidup ini

 

Mungkin
sebuah kisah sedih atau cerita nestapa

Mungkin
sesuatu cerita gembira atau kisah canda

 

Problema-problema
yang silih berganti

Hal-hal
yang tak menyenangkan lainnya yang

semoga
dapat menghasilkan hikmah selalu

yang
memperkaya hati kita untuk

lebih
bersemangat menjalani hidup ini

dan
senantiasa bersiaga bila suatu ketika

ajal
menjemput pergi tinggalkan dunia

 

Selalu
ada hal-hal yang tak terduga

yang
apabila telah terjadi maka itulah

takdir
yang menjadi ketetapan-Nya

dan
kita mestinya bersyukur atas

segala
nikmat yang tak terkira

juga
tetap sabar tawakal menghadapi

segala
coba yang tak dinyana datangnya

 

(ditulis
pertama kali pada 15-6-1999)


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in