Berselimut Kabut
Uncategorized February 27th, 2008Sekian
bulan silam
Menjadi
sebuah keheranan tersendiri
Menatap
pagi di kotaku tampak remang-remang
Berselimut
kabut kendati tipis belaka
Sekian
bulan kemudian
Menjadi
pengalaman menakjubkan
Merasakan
hawa begitu dingin di dataran tinggi
Berselimut
kabut sejati hingga pandangan terhalang
Seperti
negeri di angan
Hijau
menghampar di beragam penjuru
Kesegaran
nyaris selalu menerpa
Hingga
kadang menggigilkan raga
Seperti
negeri di awan
Berselimut
kabut sepanjang waktu
Kendati
kadang sinar surya menyibak
Membawa
terang dan hangat sesekali
Dieng
– Februari 2008