Memaki (Lalu Menyadari)

Uncategorized No Comments »

Dasar setan keparat

lagi-lagi membuatku tersesat

Yah, ternyata memang masih aku rapuh

Asaku masih cukup jauh

supaya imanku akhirnya jadi utuh

Masih saja aku rentan tergoda

hingga ringan mengulangi hal yang hina

Mesti aku gigih berjuang kembali

menjaga kebersihan pikiran dan hati

supaya dapat mencapai derajat tinggi

sebagai makhluk Tuhan

yang senantiasa berbekal takwa dan iman

(amin)

26-4-2008

April : pernah menjadi bulan dukaku

Uncategorized 2 Comments »

Bukan maksudku untuk menyedihkan diri atau berbagi
duka ketika kutuliskan hal ini. Sekadar mengenang bahwa ternyata di bulan April
pernah kurasakan kepergian selamanya orang-orang yang kusayangi. Pada 14 April
1992 bapakku wafat setelah sekitar sebulan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Aku  masih duduk di bangku SMA dan sungguh sedih
rasanya pertama kali kehilangan seseorang yang selama bertahun-tahun hidup
serumah denganku.

Selanjutnya pada 11 April 2004 giliran adik eyang putriku
-yang sudah seperti ayah keduaku- meninggal dunia setelah sebulan tanpa daya di
RS Sardjito di Yogyakarta. Aku sudah cukup dewasa
ketika itu terjadi, jadi mungkin lebih mampu menahan kedukaan.

Dan setahun
lalu, tepatnya 17 April 2007 eyang putriku yang dipanggil pulang oleh Allah
SWT, hanya empat hari setelah mondok di tempat aku dilahirkan, RS Fatmawati
Jakarta. Aku baru sekitar 100 hari melepas kepergian selamanya ibuku saat itu,
jadi rasanya bisa lebih ikhlas ketika eyang putriku yang pergi. Pastinya tetap
ada kesedihan, karena hal itu manusiawi adanya.

Tapi semua itu pasti ada hikmah
yang bisa kupetik, tetap selalu bersyukur dan berpikir positif saja apapun
takdir-Nya. Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Pada saatnya nanti
aku juga akan pergi selamanya dari muka bumi ini. Tinggal menanti seraya terus
berupaya menjadi seorang manusia yang sebaik-baiknya di hadapan-Nya. Jadi
semoga aku sudah siap jika malaikat maut menjemputku kelak. Amin.

Ada yang Pergi Selamanya dan Datang Kembali

Uncategorized No Comments »

Satu lagi orang yang kukenal telah pergi selamanya pada bulan Maret lalu. Menjadi kejutan bagi semua orang mengingat usianya yang masih muda dan tidak diketahui memiliki riwayat sakit sebelumnya. Namun di bulan itu pula aku kembali berjumpa dengan lebih banyak lagi teman-teman SMA-ku. Jika sebulan sebelumnya hanya belasan orang pesertanya, maka pada awal Maret itu lebih dari dua puluh orang dapat bertemu dalam suasana sukacita. Cukup beragam profesi teman-temanku : kepala desa, sekretaris kecamatan, guru, tentara, pegawai bank, wartawan, dll. Ada kejutan-kejutan tersendiri, seperti yang dulu anaknya kecil dan pendiam, sekarang menjadi tentara yang gagah perwira dan pandai bicara pula. Lalu ada yang dulu usil dan pecicilan, sekarang menjadi pendiam dan terlihat cantik dengan jilbabnya. Syukurlah bahwa kami dapat kembali bersama setelah sekian tahun berpisah tanpa saling berkabar. Setelah pertemuan itu aku menjalin komunikasi dengan sejumlah teman SMA-ku lagi, termasuk via yahoomessenger. Yang dulu tidak akrab pun jadi dekat denganku. Salut dan terima kasih mesti disampaikan pada seorang teman yang berinisiatif dan berjuang keras mengadakan pertemuan itu. Semoga rencana reuni satu angkatan bulan Oktober nanti jadi terlaksana. Seorang sahabat lama mengunjungiku di rumah, setelah lebih setahun lalu ia meninggalkan Jogja. Tentu saja begitu banyak cerita yang dapat tercurah. Pada sebuah Sabtu aku sempat chatting dengan dua temanku yang masing-masing sedang berada di Australia dan Austria. Unik bukan? Selain kembalinya teman-teman lama, kudapatkan juga teman-teman baru yang membuat hidupku kian berwarna dan bermakna.


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in