Dua kali dia SMS yang perlu jawabanku. Padahal dahulu kami sebatas tersenyum, sekarang beda aliran, dan dia bahagia dalam harmoni keluarganya.

Yang lain tiba-tiba SMS jam 11 malam. Mungkin mumpung dia ingat atau karena urusan pekerjaan dia sering melakukannya. Tapi tetap tak lazim dan aku heran, bagaimana dia tahu aku masih terjaga? Aku memang merasa ada ‘chemistry’ setiap bicara dengannya.

Lantas ada perempuan lain yang sepertinya telah menjadi pemerhati dan pengagumku. Tapi dia sering memperhatikan banyak orang, jadi tak anehlah.

Sayang, mereka yang terkena daya tarikku hanya mungkin menjadi sahabatku. Dan yang bisa lebih daripada itu, di manakah kau sayang?