Asal Mula Tangga Nada

Uncategorized No Comments »

Sebagaimana
telah diakui oleh sarjana Barat maupun Timur, ternyata seorang muslim
berdarah Arablah yang memperkenalkan tangga nada atau not
do-re-mi-fa-sol-la-si. Bunyi-bunyi itu diambil dari huruf-huruf Arab
: dal, ra, mim, fa, shad, lam, dan sin.

Adalah
Hasan ibn Nafi’ -yang lebih dikenal dengan nama Ziryab- yang
mula-mula menemukannya. Ia berasal dari Irak, murid Ishaq
al-Maushuli, seorang musisi dan biduan kenamaan di istana Harun Al
Rasyid. Ziryab tiba di Cordova Spanyol pada tahun pertama
pemerintahan Abdul Rahman Il al-Ausath.

Kepiawaiannya
dalam seni musik dan tarik suara sangat mengesankan dan berpengaruh
hingga kini. Bahkan ia dikenal pula sebagai peletak dasar musik
Spanyol modern.

(Hidayah)

NB:

Tulisan ini rencananya bakal menjadi salah satu materi Buletin Tamtama terbaru. Silakan kunjungi pula versi digitalnya di www.buletintamtama.wordpress.com .

Jerawat di Jidat

Puisi  Tagged , No Comments »

(1)

Terpampanglah jelas sudah

Ada dua jerawat di jidat

Entah sebuah pertanda apakah

Itu sesuatu yang di luar adat

Mungkin ada kerinduan yang tertahan

Namun benarkah tertuju padanya

Tiada yang dapat memastikan

Bisa jadi tak berarti apa-apa jua

Duhai jerawat di jidat

Sudilah kiranya kalian enyah

Segera pergi saja cepat

Biar tak lagi keruh ini wajah

8-7-2008

(2)

Sementara yang lama belum jua pergi

Malah berhamburan lagi teman-temannya

Langsung mengisi kekosongan di sektor kiri

Hingga berkuranglah ruang terbuka

Tidak perlulah ada spekulasi

Biar saja tetap di situ

Lambat laun pasti bakal pergi

Toh, mereka hanya tinggal sementara waktu

Rasanya tiada beban di hati

Justru karena jerawat di jidat

Terejawantah sebuah lagi puisi

Yang sekarang telah tersurat

16-7-2008

Ikhtisar Paruh Pertama 2008

Uncategorized No Comments »

Mengulangi apa yang kulakukan setahun silam, kucoba
membuat ikhtisar atas apa yang terjadi dalam hidupku sepanjang Januari hingga
Juni 2008. Pasti kuingat untuk selalu bersyukur pada Ilahi karena masih bersatu
jiwa ragaku di muka bumi hingga detik ini. Menjadi gembiraku dapat berjumpa kembali
dengan sejumlah teman lamaku, dari SD, SMP, SMA, hingga saat kuliah. Secara
informal aku telah menjalani reuni ketika bertemu dengan mereka lagi. Beberapa
di antara mereka akhirnya malah berteman baik denganku, padahal dulu kami
mungkin sekadar mengenal nama. Sempat ada kerabatku yang berduka kehilangan
anak bungsunya, juga ada teman-temanku yang ayah dan kakeknya wafat. Aku sudah
merasakan duka pula ketika pada paruh pertama 2007 lalu melepas kepergian Ibu
dan Eyang Putri untuk selama-lamanya. 

Sebuah cerpenku akhirnya dimuat di Horison edisi
Februari. Masih tetap sabar kunanti melihat karya sastraku dimuat di
koran-koran Minggu dan majalah lainnya, seraya tetap terus menulis tentunya.
Sementara itu tiga buah tulisanku di Bolavaganza pun mendatangkan rezeki
tersendiri bagiku. Sejak Mei lalu aku telah memiliki blog anyar di blogger,
yaitu : luhursatya.blogspot.com yang menjadi wadah apresiasi
seniku, lousatyabudi.blogspot.com yang memuat koleksi
puisiku, dan wallpapersoflou.blogpsot.com
yang berisi hasil keisenganku bermain-main dengan foto format jpg, coreldraw,
dan photoshop. Selain itu juga sudah ada loushevaon7.wordpress.com yang materinya memang
seperti gado-gado, tapi intinya semua merupakan hasil pikiran, perasaan, dan
pengetahuanku yang terungkap dalam tulisan. Beberapa tulisan terakhirku tentang
sepakbola Euro 2008 yang berlangsung bulan Juni juga dimuat di bolanova.com
. Aku juga masih ikut dalam komunitas penulis di kemudian.com
dengan nama ‘loushevaon7’ yang membuatku banyak mendapat kenalan anyar yang
menyenangkan dan apresiatif. 

Sejak Januari hingga Mei aku sempat menjadi bagian
dari tim Embun, sehingga sempat berkali-kali ke Solo dan sempat dua hari berada
di Dieng. Hal itu menjadi pengalaman baru pula dalam hidupku. Beragam peristiwa
yang mengisi hari, beragam makna pun memperkaya benak, jiwa, dan hati. Puji
syukur pada Ilahi dapat kusadari begitu nikmat dan indahnya hidup ini. Semoga
bakal kian apiklah hari-hariku mendatang. Amin.


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in