Jerawat di Jidat
Puisi Tagged jerawat di jidat, Puisi July 23rd, 2008(1)
Terpampanglah jelas sudah
Ada dua jerawat di jidat
Entah sebuah pertanda apakah
Itu sesuatu yang di luar adat
Mungkin ada kerinduan yang tertahan
Namun benarkah tertuju padanya
Tiada yang dapat memastikan
Bisa jadi tak berarti apa-apa jua
Duhai jerawat di jidat
Sudilah kiranya kalian enyah
Segera pergi saja cepat
Biar tak lagi keruh ini wajah
8-7-2008
(2)
Sementara yang lama belum jua pergi
Malah berhamburan lagi teman-temannya
Langsung mengisi kekosongan di sektor kiri
Hingga berkuranglah ruang terbuka
Tidak perlulah ada spekulasi
Biar saja tetap di situ
Lambat laun pasti bakal pergi
Toh, mereka hanya tinggal sementara waktu
Rasanya tiada beban di hati
Justru karena jerawat di jidat
Terejawantah sebuah lagi puisi
Yang sekarang telah tersurat
16-7-2008