Setiap Agustus tiba, selalu saja ada yang berbeda dalam keseharian kita. Ada acara kerja bakti membersihkan lingkungan, lalu memasang bendera merah putih dan umbul-umbul bersama-sama. Ada pula banyak lomba yang melibatkan seluruh warga dalam beragam usia. Selalu ada saat-saat menggembirakan, seiring rasa syukur kita pada Ilahi atas sebuah nikmat kemerdekaan. Tapi juga selalu ada suara-suara kritis bertanya, benarkah kita benar-benar sudah merdeka? Jawabannya kembali pada masing-masing warga bangsa, yang pasti tak sama satu dengan lainnya. Memang tidak pernah bisa puas merupakan hal yang manusiawi. Sudah begitu banyak anugerah Allah swt, bukannya disyukuri, bisa jadi kita malah menjadi orang yang kufur. Memang hidup di dunia tentu saja senantiasa sarat dengan masalah yang tiada habisnya.

Tapi dengan segala kerusakan, kebobrokan, dan ketidakberesan yang terjadi di negara kita, mestinya kita masih bisa mensyukuri bahwa setidaknya tiada desing peluru dan ledakan bom di sekitar kita. Sementara untuk saudara-saudara kita di Palestina, hal itu masih menjadi makanan sehari-hari mereka hingga kini. Tentu masih banyak kenikmatan lainnya - dampak positif sebuah kemerdekaan - yang harus selalu disyukuri. Cara kita bersyukur adalah dengan terus berupaya menjadikan hari ini lebih baik daripada kemarin, dan hari esok mesti lebih apik ketimbang hari ini. Ketika sadar memiliki sesuatu, maka kita bisa berbagi pada saudara, teman, atau tetangga kita yang paling dekat. Sekadar berbagi senyuman atau cerita kebahagiaan pun bisa menjadi sesuatu yang bermakna bagi orang lain. Marilah kita selalu berdoa, berkarya nyata, berpikir positif, dan memelihara harapan bagi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Kata Tagore : Hidup adalah tantangan, hadapilah. Hidup adalah anugerah, terimalah. Hidup adalah petualangan, berjuanglah. Hidup adalah tragedi, tuntaskanlah. Hidup adalah tugas, laksanakanlah. Hidup adalah cita-cita, capailah. Hidup adalah kesempatan, ambillah. Hidup adalah misteri, singkapkanlah. Hidup adalah kasih sayang, bergembiralah. Hidup adalah keindahan, bersyukurlah. Hidup adalah jiwa, sadarilah. Hidup adalah teka-teki, pecahkanlah. Semoga Allah swt selalu meridhai kita. Amin. Dirgahayu Indonesia !

Tulisan ini menjadi salah satu materi Buletin Tamtama edisi ke-7. Versi digitalnya dapat disimak di www.buletintamtama.wordpress.com