Cemas sempat meremas
Apakah kalbu telah sekeras batu?
Barangkali sudah setinggi Himalaya
Atau bisa jadi seluas Asia
Segenap dosa kesalahan yang menjelma
Sekiranya ditumpuk atau digelar utuh
Namun sesalku tak cukup menyentuh
Palung hati terdalam, kendati begitu hasratku

Baru ketika terkenang mendiang Ibunda
Teringat kerap kubuat sedih dan kecewa dirinya
Tersadar belum cukup kuberi bahagia dan bangga untuknya
Pecahlah kantung air mata
Meneteslah tanpa terbendung lagi
Ternyata kalbu mungkin masih selembut salju

Ya Allah, perkenankan aku bahagiakan dia
Kendati dia telah jauh tak bisa kutemui lagi
Biarkanlah hidupku berarti bagi Ibunda

(malam ke-21 Ramadhan 1429 H)
21 September 2008