Raksasa Buruk Muka dan Bidadari Mungil
Kabar Tagged berita heboh, bidadari mungil, cerita 100 kata, raksasa No Comments »Bukan tentang Syech Puji dan Luthfiana Ulfa
Tulisan di bawah ini kutulis awal September silam, sekadar mengenang apa pernah terjadi di kampusku jaman dulu. Belum ada berita menghebohkan soal pernikahan Syech Puji dengan bocah perempuan bernama Lutfiana Ulfa ketika aku menulisnya. Tapi ketika berulang kali kuikuti berita itu di media, lambat laun terbayanglah kembali kalimat yang pernah menjadi judul cerita 100 kataku itu. Apalagi sepupuku pernah pula berkomentar bahwa dia jadi ingat cerita Timun Emas yang mau dikawini si Buto Terong ketika melihat liputannya di televisi. Tapi cerita Raksasa Buruk Muka dan Bidadari Mungil versiku begitu berbeda dengan kisah nyata yang menjadi berita nasional itu. Btw, bagaimana kabar terakhir Ulfa, sang bidadari mungil sejati? Semoga dia dapat kembali menjalani kehidupannya sebagaimana mestinya, yang terbaik baginya sesuai usianya. Maaf, saya tidak tertarik dengan riwayat si raksasa selanjutnya.
Raksasa Buruk Muka dan Bidadari Mungil
Kadang pengibaratan yang dilakukan orang memang keterlaluan, baik sebagai penghinaan atau sanjungan. Demikianlah yang terjadi pada dua sejoli Aren dan Nintya. Aren yang tubuhnya tinggi besar, suaranya berat, tak pernah tersenyum, dan wajahnya sarat jerawat, sepertinya layak saja memiripkannya dengan raksasa buruk muka. Padahal Nintya adalah perempuan kecil yang lembut, parasnya begitu manis, ramah pula pada siapa saja. Tiada yang keberatan jika dia diberi julukan bidadari mungil. Secara kasat mata tampaklah mereka sebagai pasangan yang tak serasi sama sekali. Namun ada sesuatu yang mereka miliki bersama dan orang tak memahaminya. Sungguh mujur si raksasa dapat berbagi cinta dengan sang bidadari. (020908)
