Idul Adha Tiga Tahun Terakhir
Kabar Tagged hujan, Idul Adha, pengalaman, tiga tahun No Comments »Ada khasnya masing-masing peristiwa Idul Adha yang kulewati sepanjang tiga tahun terakhir. Dua tahun silam hari raya kurban jatuh pada 31 Desember 2006. Saat itu aku terpaksa absen ikut shalat Ied karena mesti menunggui Ibunda tercinta yang sudah tak berdaya di rumah sakit. Sehari kemudian Ibu pun wafat di saat petang. Jadi itulah lebaran terakhirku bersama Ibu ternyata. Sementara Idul Adha setahun lalu menjadi pengalaman baru dalam hidupku. Untuk pertama kalinya aku ikut sebagai anggota panitia Idul Adha di masjid dekat rumahku. Sejak sekian pekan sebelum hari penyembelihan, aku jadi rada sibuk, sampai beberapa saat sesudahnya karena mesti membuat laporan. Tahun ini aku tidak lagi menjadi anggota panitia. Tapi tetap ada cerita berbeda, yakni ketika menjelang shalat Ied hujan turun. Padahal bumi Jogja sudah cukup lama tak basah oleh hujan. Memang hujannya tidak deras, tapi stabil, dan cukup membasahi halaman tempat jamaah akan melaksanakan shalat. Maka oleh panitia, jamaah dipersilakan menuju masjid terdekat atau memasuki kelas-kelas yang sudah dibuka. Tempat shalat kami merupakan halaman sebuah SD. Aku memilih alternatif kedua dan shalatlah aku di salah satu kelas. Kami mesti mengangkati meja dulu sebelum ikut berjamaah shalat Ied. Syukurlah, kendati saat berjalan pulang hujan lagi, tapi saat tiba penyembelihan hewan kurban, hujan sejenak berhenti selama sekian jam. Selamat Idul Adha 1429 H.